close
Lompat ke isi

Enel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Enel S.p.A.
Jenis perusahaan
Società per azioni
Kode emitenBIT: ENEL
Komponen FTSE MIB
IndustriKetenagalistrikan
Didirikan27 November 1962; 63 tahun lalu (1962-11-27)
PendiriPemerintah Italia
Kantor pusat,
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Paolo Scaroni (Chairman)[1]
Flavio Cattaneo (CEO)[2]
ProdukPembangkitan dan distribusi tenaga listrik; distribusi gas alam
PendapatanPenurunan 78,947 miliar (2024)[3]
Kenaikan €15,494 miliar (2024)
Kenaikan €7,016 miliar (2024)[3]
Total asetPenurunan €187,139 miliar (2024)
Total ekuitasKenaikan €49,171 miliar (2024)
PemilikMinistero dell’Economia e delle Finanze (23,6%)[4]
Karyawan
60.359 (2024)[3]
Situs webwww.enel.com
Facebook: enelgroup X: enelgroup Instagram: enelgroup LinkedIn: enelgroup Youtube: UCJNRhdn1zSuwGg6UXlGsK2w Modifica els identificadors a Wikidata

Enel S.p.A. adalah sebuah perusahaan listrik dan gas multinasional asal Italia. Enel memulai sejarahnya sebagai sebuah lembaga publik pada akhir tahun 1962, dan kemudian bertransformasi menjadi sebuah perseroan terbatas pada tahun 1992.[5] Pada tahun 1999, pasca liberalisasi pasar tenaga listrik di Italia, Enel pun diprivatisasi.[6] Pemerintah Italia, melalui Kementerian Perekonomian dan Keuangan, memegang 23,6% saham perusahaan ini hingga tanggal 1 April 2016.[7]

Enel adalah perusahaan dengan pendapatan terbesar ke-59 di dunia, dengan pendapatan sebesar $147,79 miliar pada tahun 2023.[8] Hingga tahun 2018, Enel juga merupakan perusahaan ketenagalistrikan terbesar kedua di dunia, setelah State Grid Corporation of China.[9] Perusahaan ini adalah komponen dari indeks FTSE MIB di Borsa Italiana.[7]

1898–1962

[sunting | sunting sumber]
BERJAYA
PLTA Rocchetta a Volturno

Pada tahun 1898, produksi listrik di Italia mencapai 100 GWh,[10] dengan nilai mencapai lebih dari $56 miliar pada tahun 1960.[butuh klarifikasi][11][12] Mayoritas listrik tersebut dibangkitkan oleh perusahaan swasta regional,[13] atau oleh perusahaan yang terkait dengan industri lain,[14][15][16] baik lokal maupun regional, dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah tersebut, antara lain potensi sumber daya hidrogeologi.[17]

Pemerintah Italia pun mensubsidi pembangunan pembangkit listrik dan fasilitas lain yang diperlukan untuk meningkatkan produksi listrik.[18][19][20] Pada tahun 1961, pemerintah Italia mengatur distribusi tenaga listrik dengan menetapkan tarif tunggal berdasarkan tingkat konsumsinya (melalui Dana Perimbangan untuk Sektor Ketenagalistrikan[15]:137[21]), dan mewajibkan perusahaan ketenagalistrikan untuk menyediakan akses terhadap listrik kepada masyarakat.[14][16][22][23]

Pada tahun 1962, pemerintah Italia resmi membentuk sebuah entitas untuk menangani ketenagalistrikan, guna menjadikan listrik sebagai sarana pembangunan negara dan menetapkan kebijakan ketenagalistrikan nasional berdasarkan pengalaman dari negara lain, seperti Prancis dan Britania Raya.[22][23]

BERJAYA
Logo Enel (1963–1982)

Pada awal tahun 1962, Kabinet Fanfani IV mewajibkan pemerintah untuk menyusun proposal penyatuan sistem tenaga listrik di Italia dalam waktu tiga bulan setelah parlemen menyetujuinya.[24][25]

Pada rapat Kamar Deputi tanggal 26 Juni 1962, pemerintah resmi mengajukan undang-undang untuk mengatur prinsip dan prosedur pendirian Ente Nazionale per l'energia Elettrica (E.N.EL).[13]

Berdasarkan undang-undang tersebut, Enel akan mengakuisisi semua aset dari perusahaan yang membangkitkan, mengolah, mentransmisikan, dan mendistribusikan listrik, kecuali perusahaan yang 70% dari total produksi listriknya digunakan untuk membuat produk/jasa lain (pengecualian yang sama kemudian juga diberikan kepada pemerintah daerah), dan UMKM yang produksi listriknya tidak lebih dari 10 juta kWh per tahun.[26][27]

Prosedur untuk menentukan nilai dari perusahaan yang diakusisi tidak ikut diatur, sehingga ditetapkan bahwa akan diberikan kompensasi selama 10 tahun kepada para kreditur perusahaan yang diakusisi dengan bunga sebesar 5,5%.[26][28] Dalam undang-undang tersebut, tahun 1962 dianggap sebagai tahun transisi, dengan semua pendapatan dan pengeluaran dari perusahaan yang diakuisisi akan dialihkan ke Enel, sehingga tahun 1963 menjadi tahun pertama Enel beroperasi secara penuh.[29]

Perusahaan-perusahaan yang diakuisisi antara lain:[30] SIP (Piedmont),[31] Edison Volta (Lombardy),[32] SADE (Veneto),[33][34] SELT-Valdarno (Tuscany), SRE (Lazio), SME (Campania), SGES (Sicily), dan Carbosarda (Sardinia).

1963–1970

[sunting | sunting sumber]

Tujuan awal Enel adalah memodernisasi dan mengembangkan sistem tenaga listrik dengan membangun jaringan saluran udara tegangan tinggi, saluran listrik internasional, saluran listrik ke kepulauan, elektrifikasi desa, dan membentuk pusat pengatur beban listrik nasional. Pembangunan tersebut turut dibiayai oleh pemerintah Italia melalui penerbitan obligasi senilai lebih dari 200 miliar lira Italia pada tahun 1965.[35][36] Pada tahun 1967, Enel, yang awalnya diawasi oleh Komite Menteri, mulai diawasi oleh Komite Perencanaan Perekonomian, di bawah Kementerian Perindustrian.[26][37][38] Pada periode ini, untuk pertama kalinya, produksi listrik dari PLTU dapat melampaui produksi listrik dari PLTA.[39][40]

Pada tahun 1963, Pusat Pengatur Beban Nasional resmi dibentuk di Roma untuk mengelola sistem tenaga listrik di Italia dengan mengkoordinasikan pembangkit listrik, jaringan transmisi, jaringan distribusi, serta interkoneksi sistem tenaga listrik Italia dengan negara lain.[5][30][36]

Dalam hal elektrifikasi desa, rasio permukiman yang belum teraliri listrik menurun dari 1,27% pada tahun 1960 menjadi 0,46% pada tahun 1964.[41] Mulai tahun 1966 hingga 1970, sebanyak 80% dari total biaya elektrifikasi desa juga ditanggung oleh pemerintah Italia, sementara sisanya ditanggung oleh Enel.[42]

Pada tahun 1968, pembangunan saluran listrik tegangan tinggi 380 kV antara Florence dan Roma resmi dimulai untuk menggabungkan sistem tenaga listrik tegangan tinggi di Italia bagian utara dengan sistem tenaga listrik tegangan tinggi di Italia bagian tengah dan selatan.[43][44] Pada saat yang hampir sama, saluran listrik tegangan tinggi ke Prancis (380 kV Venaus-Villarodin, 1969) dan Swiss juga mulai dibangun.[45][46] Pada tahun yang sama, saluran kabel bawah laut mulai dibangun untuk menghubungkan semenanjung dengan kepulauan Elba (1966),[47] Ischia (1967),[47][48] dan Sardinia melalui Corsica (1967).[40]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Paolo Scaroni nominato nuovo presidente dell'Enel". 10 May 2023.
  2. "Enel, Flavio Cattaneo nominato amministratore delegato".
  3. 1 2 3 "Enel results FY 2024" (PDF). 13 March 2025.
  4. "Enel - Company Profile". borsaitaliana.it. borsaitaliana.it. Diakses tanggal 25 September 2024.
  5. 1 2 Roberta Jannuzzi (29 September 2006). "Storia di Enel dal 1962 ai nostri giorni". Radio Radicale. Diarsipkan dari asli tanggal 23 February 2015. Diakses tanggal 29 January 2015.
  6. "Dismissione partecipazioni dello Stato". Camera dei deputati. Diakses tanggal 29 January 2015.
  7. 1 2 "Annual Report 2018" (PDF). www.enel.com. Enel.
  8. "Global 500, Enel ed Eni guidano le italiane nella lista delle maggiori aziende al mondo - Fortune Italia". 3 August 2023.
  9. Vara, Vasanthi (19 March 2019). "Top 10 power companies in the world: Ranking the largest". Power Technology. Diakses tanggal 7 February 2020.
  10. Giuseppe Vottari. Storia d'Italia (1861-2001). Gli Spilli. Alpha Test. hlm. 73. ISBN 9788848315555.
  11. Vestrucci (2013). "Appendice 3: L'energia elettrica in Italia". L'Italia e l'energia. 150 anni di postvisioni energetiche. FrancoAngeli. hlm. 225. ISBN 9788820405618.
  12. "Per una storia del sistema elettrico italiano" (PDF). Milano Città delle Scienze. 8 October 2014. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 5 February 2015. Diakses tanggal 30 January 2015.
  13. 1 2 Giuseppe Catalano; Fabiola Fraccascia; Eugenia Mundi; Niccolò Siani (17 December 2014). "L'intervento pubblico nel settore dell'energia elettrica" (PDF). Università di Roma La Sapienza. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 23 September 2015. Diakses tanggal 31 January 2015.
  14. 1 2 Umberto Chiaramonte; Sergio Lucchini (2005). "Economia e sviluppo industriale". Terra d'Ossola. Grossi Edizioni. ISBN 9788889751022.
  15. 1 2 Pietro Bolchini, ed. (1999). Storia delle aziende elettriche municipalizzate. Laterza. ISBN 9788842058311.
  16. 1 2 Economia delle fonti di energia. Vol. 23. 1980. hlm. 95.
  17. Felice Egidi. "Attualità dell'energia idroelettrica". Museo Energia. Diakses tanggal 30 January 2015.
  18. Giorgio Mori (1977). Giorgio Mori (ed.). L'Industrializzazione in Italia: 1861-1900. Società editrice il Mulino.
  19. Repertorio generale annuale della Giurisprudenza italiana. Vol. 1. Unione tipografico-editrice. 1960. hlm. 60.
  20. Giorgio Mori; Giovanni Zanetti (1994). Storia dell'industria elettrica in Italia. Laterza. ISBN 9788842045588.
  21. Renato Giannetti. [http://www.treccani.it/enciclopedia/il-servizio-elettrico-dai-sistemi-regionali-alla-liberalizzazione_(Il_Contributo_italiano_alla_storia_del_Pensiero:_Tecnica )/ "Il servizio elettrico dai sistemi regionali alla liberalizzazione"]. Treccani. Diakses tanggal 31 January 2015. {{cite web}}: ; Periksa nilai |url=
  22. 1 2 Giovanni di Capua (2004). "Per l'irizzazione dell'energia elettrica". Tommaso Zerbi e i federalismi. Rubbettino Editore. ISBN 9788849808964.
  23. 1 2 Economia internazionale delle fonti di energia. Vol. 6. Istituto di economia delle fonte di energia, Università commerciale L. Bocconi. 1962.
  24. Piero Bolchini, ed. (1989). La Nazionalizzazione dell'energia elettrica: l'esperienza italiana e di altri paesi europei : atti del convegno internazionale di studi del 9-10 novembre 1988 per il XXV anniversario dell'istituzione dell'Enel. Laterza. hlm. 264. ISBN 9788842035114.
  25. Giancarlo Morcaldo (2007). Intervento pubblico e crescita economica: un equilibrio da ricostruire. FrancoAngeli. hlm. 156. ISBN 9788846489746.
  26. 1 2 3 Eugenio Grippo; Filippo Manca (2008). Manuale breve di diritto dell'Energia. Wolters Kluwer Italia. hlm. 33, 64. ISBN 9788813274382.
  27. Stefano Nespor; Ada Lucia De Cesaris (2009). Codice dell'ambiente. Giuffrè Editore. hlm. 1166–1174. ISBN 9788814137976.
  28. Giuseppe De Luca (2002). Le società quotate alla Borsa valori di Milano dal 1861 al 2000: profili storici e titoli azionari. Libri Scheiwiller.
  29. Sentenze e ordinanze della Corte costituzionale. Vol. 5. Giuffrè. 1966.
  30. 1 2 Massimo Bergami; Pier Luigi Celli; Giuseppe Soda (2012). National Monopoly to Successful Multinational: the case of Enel. Palgrave Macmillan. hlm. 13. ISBN 9781137033918.
  31. Giurisprudenza costituzionale. Giuffrè. 1963.
  32. Raffaele Cercola (1984). L'intervento esterno nello sviluppo industriale del Mezzogiorno: analisi della situazione attuale e delle tendenze recenti. Guida Editori. hlm. 122. ISBN 9788870428612.
  33. Commissione parlamentare d'inchiesta sul disastro del Vajont: inventario e documenti. Rubbettino Editore. 2003. hlm. 23. ISBN 9788849806557.
  34. "Inventario della commissione d'inchiesta sul disastro del Vajont" (PDF). Senato della Repubblica. Diakses tanggal 1 February 2015.
  35. "Relazione della Corte dei Conti" (PDF). Camera dei deputati. 9 September 1966. Diakses tanggal 2 February 2015.
  36. 1 2 Ilenia Giuga. "Enel". Tesi Online Economia. Diakses tanggal 1 February 2015.
  37. "Relazione del consiglio di amministrazione" (PDF). La Camera dei deputati (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 9 February 2015.
  38. Maria Martellini (2007). Dal monopolio alla concorrenza. La liberalizzazione incompiuta di alcuni settori. FrancoAngeli. hlm. 61–62. ISBN 9788846494436.
  39. Luigi Morati (1999). ABC dell'elettrotecnica e della illuminazione. Hoepli. ISBN 9788820325817.
  40. 1 2 Virginio Cantoni; Silvestri Andrea (2009). Storia della tecnica elettrica. Cisalpino. hlm. 201. ISBN 9788832362145.
  41. "Diffusione della elettrificazione rurale". CNEL. 26 January 1967. Diarsipkan dari asli tanggal 2 February 2015. Diakses tanggal 1 February 2015.
  42. Alfonso Percuoco (2004). L'energia ed i poteri. Il mercato libero dell'energia elettrica tra realtà ed apparenze. FrancoAngeli. hlm. 58. ISBN 9788846455000.
  43. Caterina Napoleone (1999). Enciclopedia di Roma: dalla origini all'anno Duemila. Franco Maria Ricci. hlm. 387. ISBN 9788821609466.
  44. Vita italiana. Vol. 25. Presidenza del Consiglio dei ministri. hlm. 430.
  45. Publio Fedi; Fabrizio Liberati (1981). Miti e realtà: genesi, obiettivi e consuntivi della nazionalizzazione dell'industria elettrica, 1962–1977 : l'interpretazione economica dei bilanci in rosso. Mondadori Education. ISBN 9788800860031.
  46. "Tutti i numeri dell'interconnessione Italia-Francia". Terna. Diarsipkan dari asli tanggal 2 February 2015. Diakses tanggal 2 February 2015.
  47. 1 2 Silvio Govi (ed.). L'Universo. Vol. 50. Istituto geografico militare."Due cavi per l'Elba". Enel.tv. 1967. Diakses tanggal 2 February 2015.
  48. "Ischia 70 metri sotto". Diakses tanggal 2 February 2015.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]