close
Lompat ke isi

Peritonitis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Peritonitis adalah peradangan yang biasanya disebabkan oleh infeksi pada selaput rongga perut (peritoneum).[1] Peradangan ini merupakan komplikasi berbahaya yang sering terjadi akibat penyebaran infeksi dari organ-organ abdomen (misalnya apendisitis, salpingitis, perforasi ulkus gastroduodenal), ruptura saluran cerna, komplikasi pascaoperasi, iritasi kimiawi, atau dari luka tembus abdomen.[2][3]

Pada keadaan normal, peritoneum resisten terhadap infeksi bakteri secara inokulasi kecil-kecilan. Kontaminasi yang terus menerus, bakteri yang virulen, penurunan resistensi, dan adanya benda asing atau enzim pencernaan aktif merupakan faktor-faktor yang memudahkan terjadinya peritonitis.[4] Diagnosis peritonitis dapat ditegakkan dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pencitraan medis.[5]

Penanganan peritonitis meliputi antibiotik, cairan intravena, analgesik, dan pembedahan.[6][7] Tindakan lain yang dapat dilakukan berupa pemasangan tabung nasogastrik dan transfusi darah.[7] Tanpa pengobatan, kematian dapat terjadi dalam waktu beberapa hari.[7]


Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Medicastore.com, Peritonitis (radang selaput rongga perut), diakses tanggal 24-03-2011
  2. Way. L. W., 1998, Peritoneal Cavity in Current Surgical Diagnosis & Treatment, 7th Ed., Maruzen, USA.
  3. Wilson. L. M., Lester. L .B., 1995, Usus kecil dalam Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, Ed.4, alih bahasa dr. Peter Anugrah, EGC, Jakarta.
  4. Schrock. T. R., 2000, Peritonitis dan Massa abdominal dalam Ilmu Bedah, Ed.7, alih bahasa dr. Petrus Lukmanto, EGC, Jakarta.
  5. "Encyclopaedia: Peritonitis". NHS Direct Wales. 25 April 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 December 2017.
  6. "Peritonitis". NHS. 28 September 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 December 2017.
  7. 1 2 3 "Acute Abdominal Pain". Merck Manuals Professional Edition. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 July 2018.