|
|
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Besar
Yogyakarta, Kamis
| |
 | | BAHANA PATRIA GUPTA | | Aliran awan panas bergerak ke selatan Gunung Merapi dan mulai memasuki wilayah vegetasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (7/6). Warga desa yang pulang untuk mencari rumput pada pagi hari diimbau lebih waspada. |
|
Gunung Merapi pagi ini pukul 09.05 WIB (Kamis, 8/6) mengeluarkan awan panas sejauh 5 km lebih mengarah ke hulu Kali Gendol (lereng selatan) dan menghanguskan sebagian kawasan hutan di utara Kaliadem di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Luncuran awan panas dari puncak Merapi bergulung-gulung ke arah lereng selatan dan menghanguskan sebagian hutan di utara Kaliadem. Belum diketahui ada korban jiwa manusia atau tidak, karena biasanya setiap pagi ada warga di kawasan kaki Merapi mencari rumput untuk pakan ternak.
Panut petugas di Pos Pengamatan Merapi di Kaliurang, Sleman, DIY, menyebutkan, awan panas besar tersebut jarak luncurnya belum diketahui pasti, tetapi diperkirakan lebih dari lima kilometer. Pihaknya masih sibuk melaporkan kejadian awan panas itu ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta.
Sebelumnya, dari Pos Kaliurang teramati dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB terjadi lima kali awan panas dengan jarak luncur maksimum 3,5 km ke hulu Kali Krasak (lereng barat daya), satu kali dengan jarak luncur 4,5 km ke hulu Kali Boyong (lereng selatan) serta 13 kali awan panas berjarak luncur 3 km ke hulu Kali Gendol (lereng selatan).
|
|