close
Lompat ke isi

Melanisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Melanisme merupakan kondisi saat suatu individu memiliki warna tubuh yang lebih gelap sebagai polimorfisme pasa suatu spesies yang sama, maupun antara spesies yang berkerabat dekat.[1]Melanisme yang berkaitan dengan proses adaptasi dikenal sebagai melanisme adaptif. Pada umumnua, hewan dengan kemampuan ini dapat memiliki kemampuan penyamaran yang lebih baik dan menyerap suhu panas dengan lebih baik. [2] Secara genetik, melanisme dapat bersifat dominan atau resesif tergantung gen yang bertanggung jawab menurukan sifat genetiknya.[3]

Daftar pustaka

[sunting | sunting sumber]
  1. Clusella Trullas, Susana; van Wyk, Johannes H.; Spotila, James R. (2007-07-01). "Thermal melanism in ectotherms". Journal of Thermal Biology. 32 (5): 235–245. doi:10.1016/j.jtherbio.2007.01.013. ISSN 0306-4565.
  2. Caro, Tim (2005). "The Adaptive Significance of Coloration in Mammals". BioScience (dalam bahasa Inggris). 55 (2): 125. doi:10.1641/0006-3568(2005)055[0125:TASOCI]2.0.CO;2. ISSN 0006-3568.
  3. Nachman, Michael W.; Hoekstra, Hopi E.; D'Agostino, Susan L. (2023). "The genetic basis of adaptive melanism in pocket mice". PNAS (dalam bahasa Inggris). doi:10.1073/pnas.0431157100. PMC 154334. PMID 12704245. Diakses tanggal 2026-03-23.