Nomor telepon di Timor Leste
Rencana penomoran telepon di Timor-Leste dikelola oleh Autoridade Nacional das Comunicações (ANC) — Otoritas Komunikasi Nasional — sesuai dengan standar internasional ITU-T E.164 dengan kode negara +670.[1] Timor-Leste menggunakan sistem penomoran tertutup (closed numbering plan), artinya tidak terdapat awalan trunk nasional maupun kode area terpisah untuk panggilan domestik — seluruh nomor dipanggil dengan tujuh atau delapan digit langsung tanpa awalan tambahan.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Sebelum September 1999, Timor Timur merupakan bagian dari rencana penomoran Indonesia, menggunakan kode negara +62 dengan kode area empat digit: 0390 untuk Dili dan 0399 untuk Baucau.[2] Setelah kekerasan menyusul keluarnya Indonesia dari wilayah tersebut, hampir seluruh infrastruktur telekomunikasi dihancurkan, dan Telkom Indonesia menarik layanannya.
Dalam masa transisi di bawah administrasi PBB (UNTAET), wilayah ini menggunakan kode +672, yakni kode yang sebelumnya diperuntukkan bagi Wilayah Eksternal Australia, dan memang kode 672 ini semula telah dialokasikan untuk Timor Portugis sebelum invasi Indonesia pada tahun 1975.
Setelah kemerdekaan resmi Timor-Leste pada tanggal 20 Mei 2002, ITU mengalokasikan kode negara baru +670. Perlu dicatat bahwa kode 670 sebelumnya digunakan oleh Kepulauan Mariana Utara; setelah kepulauan tersebut bergabung ke dalam Rencana Penomoran Amerika Utara (NANP) dengan kode negara +1 dan kode area 670, kode +670 kemudian dialihkan secara resmi kepada Timor-Leste.[2]
Pada tanggal 28 September 2003, rencana penomoran tertutup saat ini mulai diberlakukan, dengan format nomor signifikan nasional (NSN) tujuh digit yang seragam tanpa kode area terpisah. Nomor pelanggan tetap yang sebelumnya terdiri dari enam digit diperpanjang menjadi tujuh digit dengan menambahkan angka 3 di depannya. Pada tahun 2013, nomor seluler diperluas dari tujuh digit menjadi delapan digit dengan menambahkan angka 7 di depan nomor lama, guna menampung pertumbuhan jumlah pelanggan.[1]
Format penomoran
[sunting | sunting sumber]Timor-Leste tidak menggunakan awalan trunk (tidak ada angka 0 sebelum nomor seperti di banyak negara lain). Seluruh nomor dipanggil secara langsung:
- Telepon tetap: terdiri dari 7 digit, dengan dua digit pertama menunjukkan wilayah geografis.
- Telepon seluler: terdiri dari 8 digit, selalu diawali dengan angka 7.
Untuk panggilan internasional ke Timor-Leste, format yang digunakan adalah +670 diikuti langsung oleh nomor tujuh atau delapan digit tersebut tanpa perubahan apapun. Sebagai contoh:
- Nomor tetap di Dili (33x xxxx) → format internasional: +670 33x xxxx
- Nomor tetap di Baucau (41x xxxx) → format internasional: +670 41x xxxx
- Nomor seluler (7xxx xxxx) → format internasional: +670 7xxx xxxx
Awalan keluar internasional untuk panggilan dari Timor-Leste ke luar negeri adalah 00.
Penomoran telepon tetap
[sunting | sunting sumber]Nomor telepon tetap di Timor-Leste terdiri dari tujuh digit. Dua digit pertama berfungsi sebagai penanda wilayah geografis, meskipun secara teknis tidak disebut sebagai "kode area" dalam sistem tertutup ini. Blok nomor dikelompokkan berdasarkan tiga wilayah besar dan 13 distrik administratif.[1]
| Blok nomor | Distrik | Wilayah |
|---|---|---|
| Wilayah Barat | ||
| 21x xxxx | Manufahi | Barat |
| 22x xxxx | Cova Lima | Barat |
| 23x xxxx | Bobonaro | Barat |
| 24x xxxx | Ainaro | Barat |
| 25x xxxx | Oecusse | Barat (enklave) |
| Wilayah Tengah | ||
| 31x xxxx | Dili (cadangan) | Tengah |
| 32x xxxx | Dili (cadangan) | Tengah |
| 33x xxxx | Dili (awal) | Tengah |
| 36x xxxx | Liquiçá | Tengah |
| 37x xxxx | Aileu | Tengah |
| 38x xxxx | Ermera | Tengah |
| Wilayah Timur | ||
| 41x xxxx | Baucau | Timur |
| 42x xxxx | Manatuto | Timur |
| 43x xxxx | Viqueque | Timur |
| 44x xxxx | Lautém | Timur |
Beberapa blok nomor diperuntukkan bagi layanan khusus, antara lain:
- 333-YYYY: digunakan untuk departemen-departemen pemerintahan.
- 721-XXXX: nomor layanan tertentu.
Dili, sebagai ibu kota dan pusat ekonomi, mendapat alokasi tiga blok (31x, 32x, dan 33x) guna mengantisipasi pertumbuhan permintaan sambungan yang terus meningkat.
Nomor seluler
[sunting | sunting sumber]Semua nomor seluler di Timor-Leste terdiri dari delapan digit dan selalu dimulai dengan angka 7. Terdapat tiga operator jaringan seluler utama yang beroperasi secara nasional, bersama-sama melayani sekitar 95–98% penduduk.[3]
| Operator | Pemilik / Afiliasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Timor Telecom (TT) | Negara Timor-Leste (sebagian), semula Portugal Telecom | Operator pertama; beroperasi sejak 1 Maret 2003. Memegang monopoli hingga 2012. Menyediakan layanan tetap dan seluler; jaringan serat optik nasional tersedia. |
| Telkomcel | PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) | Operator kedua; diluncurkan secara resmi pada 17 Januari 2013 oleh Perdana Menteri Xanana Gusmão. Anak perusahaan Telkom Indonesia. |
| Telemor | Viettel (Vietnam; didukung Kementerian Pertahanan Vietnam) | Operator ketiga; diluncurkan 2013. Menjadi operator terbesar per 2017 dengan sekitar 54% pangsa pasar berkat ekspansi agresif ke daerah-daerah terpencil. |
Rentang nomor seluler yang dialokasikan adalah 73xx xxxx hingga 78xx xxxx.[2]
Sejarah perkembangan seluler
[sunting | sunting sumber]Timor Telecom memegang monopoli atas layanan telekomunikasi sejak mulai beroperasi pada tahun 2003 hingga liberalisasi pasar pada tahun 2012. Pemerintah Timor-Leste kemudian memberikan lisensi kepada dua operator baru — Telkomcel dan Telemor — guna mendorong persaingan, menurunkan tarif, dan meningkatkan kualitas serta jangkauan layanan.[4]
Ketiga operator meluncurkan layanan 4G/LTE pada tahun 2017–2019, sehingga kini jaringan generasi keempat tersedia di seluruh 13 distrik. Pada Juni 2024, stasiun pendaratan kabel laut (cable landing station) selesai dibangun di Bebonuk, Dili, sebagai bagian dari proyek Timor-Leste South Submarine Cable (TLSSC) yang menghubungkan negara ini ke North West Cable System (NWCS) antara Darwin dan Port Hedland, Australia. Kabel bawah laut pertama ini diharapkan secara signifikan mengurangi latensi dan menurunkan biaya bandwidth internasional.[4]
Pada Agustus 2024, pemerintah memberikan lisensi kepada tiga operator baru — Starlink (SpaceX), Gonsoa, dan NerraVi Networks — menandai babak baru diversifikasi pasar telekomunikasi Timor-Leste di luar tiga pemain utama yang selama ini mendominasi.
Nomor darurat
[sunting | sunting sumber]| Nomor | Layanan |
|---|---|
| 110 | Ambulans |
| 112 | Darurat umum (nomor darurat Eropa; juga diakui di Timor-Leste) |
| 115 | Pemadam Kebakaran |
| 119 | Polisi Nasional Timor-Leste (PNTL) |
Nomor 112 ditetapkan sebagai nomor darurat umum, namun nomor-nomor darurat lain yang telah ada tetap dipertahankan.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 "Timor-Leste (country code +670) Communication of 27.III.2013" (PDF). International Telecommunication Union (ITU). Diakses tanggal 2024-01-15.
- 1 2 3 "Telephone numbers in East Timor". Wikipedia. Diakses tanggal 2024-01-15.
- ↑ "Timor Leste Telecoms, Mobile and Broadband – Statistics and Analyses". BuddeComm. Diakses tanggal 2024-01-15.
- 1 2 "Timor-Leste's Submarine Cable: A Promise of High-speed Connection for Economic Prosperity". TATOLI – Agência Noticiosa de Timor-Leste. Diakses tanggal 2024-06-08.
